Ingin Memulai Bisnis? Pelajari WMS dan Hindari Kesalahan Fatal!
Warehouse atau gudang adalah fasilitas penyimpanan inventori yang digunakan oleh berbagai industri untuk menyimpan, mengelola, dan mendistribusikan barang. Warehouse memainkan peran penting dalam rantai pasok, untuk memastikan ketersediaan produk sebelum dikirimkan ke pelanggan atau toko. Untuk memastikan bisnis berjalan dengan baik, perlu adanya sistem manajemen pada warehouse, yang membantu mengoptimalkan operasional, mengontrol biaya penyimpanan, serta meningkatkan efisiensi distribusi.
Namun, nyatanya terdapat beberapa tantangan yang sering dihadapi industri ini dalam pengelolaanya. Salah satu adalah manajemen stok yang tidak efektif. Kesalahan dalam pencatatan stok dapat menyebabkan kelebihan atau kurangnya barang, yang pada akhirnya berpengaruh pada distribusi. Masih banyak juga warehouse yang bergantung pada sistem manual. Hal ini akan meningkatkan resiko kesalahan yang terjadi, misal proses pengambilan barang yang lambat dan terjadi proses ganda, sehingga memperlambat berjalannya operasional.
Distribusi serta pengiriman yang tidak terorganisir menyebabkan keterlambatan dalam memenuhi permintaan pelanggan. Warehouse juga bertanggung jawab memastikan keamanan barang dari pencurian, kerusakan, atau kehilangan akibat bencana. Untuk mengatasinya, warehouse sebaiknya menggunakan sistem manajemen gudang (Warehouse Management System/WMS) yang membantu memantau stok secara real-time untuk mengurangi kesalahan pencatatan, mulai dari penerimaan stok barang, hingga persiapan untuk pengiriman. Dengan pemantauan secara real-time, jika ditemukan ketidaksesuaian maka akan terdeteksi dengan cepat. Seluruh proses di gudang menjadi lebih efisien dan menghemat biaya operasional. Secara umum, WMS banyak membantu bagi perusahaan yang ingin mengoptimalkan operasional, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan memperkuat daya saing.
Pemanfaatan ruang yang kurang optimal (warehouse layout) juga menjadi masalah. Penyusunan barang yang tidak efektif dapat menyebabkan penggunaan ruang gudang menjadi tidak maksimal, dan mengakibatkan biaya operasional yang tinggi. Sebaiknya layout ruang dan flow dipikirkan secara matang untuk mempercepat operasional dan meminimalisir terjadinya kesalahan. Adapun untuk peningkatan keamanan dan pengawasan, gunakan sistem keamanan seperti CCTV, kontrol akses, dan pelatihan bagi staf warehouse untuk mencegah kehilangan dan kerusakan barang. Melihat banyaknya pasokan barang yang bisa menjadi sasaran empuk kejahatan, jadi perlu adanya pengawasan khusus untuk mencegah kerugian.
Memulai bisnis besar perlu persiapan yang matang, agar mendapatkan hasil yang maksimal. Setiap perusahaan harus memperhatikan sistem penyimpanan barang yang layak untuk memuaskan konsumen dan memiliki daya saing dengan kompetitor. Disini warehouse berperan penting dan menjadi investasi bagi perusahaan. Oleh karena itu, sistem manajemen gudang (WMS) harus memainkan perannya, agar pengelolaan gudang aman terkendali. mengelola berbagai proses bisnis di perusahaan, seperti memantau rantai pasok, pelacakan dimensi produk, dan penjualan.
Dapatkan integrasi WMS dalam sistem pencatatan bisnis perusahaan secara real-time disini.
Referensi:
https://www.priyambodo.net/2022/04/5-tantangan-dalam-warehouse-management.html
https://www.total-erp.com/blog/penerapan-dan-manfaat-warehouse-management-system-untuk-perusahaan/